Macam Skill Dunia Kerja, Perbedaan, dan Tips Mengembangkannya

Mempersiapkan skill dunia kerja adalah aspek dasar sebelum memutuskan melamar pekerjaan. Apalagi jika perusahaan tersebut tergolong bonafide dan bergengsi. Tentu mereka tidak ingin menerika karyawan yang biasa saja.

Fresh graduate sering bangga jika IPKnya tinggi dan percaya diri bisa diterima kerja. Meskipun transkrip nilaimu akan diperhitungkan namun kualitas diri juga menjadi pertimbangan utama.

Sekarang tanyakan pada dirimu sendiri tentang skill yang sekarang sudah dikuasai. Bagi pelamar muda dengan minim pengalaman, hal tersebut masih menjadi perkara asing.

Kemampuan seperti apa yang diinginkan pihak perusahaan? Bagian info kualifikasi di lowongan pekerjaan biasanya menjelaskan hal tersebut. Misalnya tentang posisi dan bidang tanggung jawab calon pegawai.

Dari situ kamu mengetahui tentang jenis kemampuan yang harus dikuasai. Jika tidak memenuhi standar maka silakan mencari lowongan lain. Kamu dapat melanjutkan proses recruitment kalau kualifikasinya cocok.

Pengertian Dua Skill Dunia Kerja

Ada dua macam skill dalam dunia kerja untuk mendukung kelancaran pekerjaan di posisi tertentu. Terkadang hanya salah satu kemampuan saja yang dimaksimalkan. Namun lebih baik kamu mengetahui dan menguasai semuanya.

Hard skill merupakan kemampuan bersifat khusus dan spesifik. Kamu baru bisa menguasai suatu bidang melalui pelatihan. Program tersebut sering diadakan oleh perusahaan sebagai fasilitas karyawan.

Beralih ke pembahasan soft skill yang tidak mempunyai wujud fisik. Kemampuan ini tidak bisa kamu dapatkan melalui pelatihan atau pendidikan formal. Pelajaran tentangnya bermula sejak kamu kecil hingga dewasa.

Ini bisa disebut sebagai pembelajaran karakter melalui hubungan sosial, nilai agama, pendekatan hidup, dan nilai moral. Singkatnya bidang keahlian tersebut ada dalam dirimu karena sulit diukur.

Beberapa contoh soft skill dunia kerja yaitu komunikasi, berpikir kritis, kecerdasan emosional, manajemen waktu, dan kedisiplinan. Kemampuan tersebut merupakan penerapan teori dasar yang kamu dapatkan di pendidikan formal seperti sekolah.

Fungsi dan Jenis Soft Skill

Soft skill dunia kerja berhubungan dengan kepribadian kamu. Itulah alasan kenapa manusia harus mengembangkan karakter melalui kebiasaan-kebiasaan positif. Misalnya, kamu membiasakan diri bangun pagi dan datang ke kampus tepat waktu. 

Habit tersebut membentuk sikap disiplin yang merefleksikanmu di dunia kerja. Ini berlaku juga untuk keahlian lain karena dapat menunjukkan value kamu. Beberapa jenis soft skill penting dalam pekerjaan seperti :

  1. Kuasai keahlian berkomunikasi untuk menjalin hubungan baik bersama karyawan, pimpinan dan klien. Kamu mendapatkan banyak manfaat, diantaranya merasa lebih dekat dengan atasan, mendapatkan kepercayaan hingga dikagumi.
  2. Teamwork atau kemampuan bekerja bersama tim. Sulit rasanya bekerja sama dengan orang lain yang mempunyai idealisme sendiri. Disini kamu diuji seberapa mampu menjalankan tugas, mengatur anggota, dan berkomunikasi.
  3. Manajemen waktu adalah jenis soft skill yang tidak dipunyai semua orang. Jam kerja seseorang kacau balau jika tidak menguasai keahlian tersebut. Biasakan dirimu menjadi pribadi disiplin supaya tidak membuang waktu.
  4. Leadership akan membawamu menuju jenjang karir tinggi. Bagian ini sulit dikuasai karena meliputi banyak aspek dalam pekerjaan. Misalnya, bagaimana caramu berinteraksi dengan rekan kerja, menyelesaikan tugas, kerja tim, dsb.
  5. Kecerdasan emosional berhubungan dengan cara seorang karyawan mengendalikan emosinya. Sifat sensitif, mudah marah dan tersinggung akan menghambat pekerjaan. Hubunganmu dengan orang lain juga buruk karena sering muncul konflik.

Fungsi dan Jenis Hard Skill

Hard skill dunia kerja bersifat teknis sehingga mudah dinilai secara objektif. Kamu fokus belajar bidang-bidang khusus sesuai kebutuhan pekerjaan. Itulah kenapa seorang profesional menguasai satu atau beberapa bidang saja.

Kemampuan ini dibuktikan melalui prestasi, penghargaan, ijazah, atau sertifikat. Sifatnya mudah dipelajari karena banyak tempat menawarkan materi dan kegiatan pelatihan menarik. Berikut ini jenis-jenis keahlian dasar yang diperlukan untuk bekerja:

  1. Ahli desain grafis di mana kamu mampu menggambar menggunakan aplikasi komputer. Bidang desain juga bermacam-macam seperti fashion, furniture, bangunan, dsb.
  2. Ahli IT berhubungan dengan pengoperasian perangkat elektronik. Zaman sekarang pekerjaan ini makin diburu karena perkembangan teknologi dunia semakin pesat. Contohnya, monitoring server, web development, mengelola media sosial, dan jaringan komputer.
  3. Marketing merupakan jenis hard skill dunia kerja. Ini meliputi berbagai macam aspek seperti konten kreator, email marketing, manajemen proyek, SEO (Search Engine Optimization), Analis Google, konten marketing, sosial media marketing.
  4. Kemampuan analisis data juga banyak diincar oleh perusahaan-perusahaan raksasa. Dalam bidang ini, kamu biasanya berkutat dengan analisis web, riset data, manajemen database, data visualization, dan data mining. 

Tips Meningkatkan Kedua Skill

Mengetahui pengertian, perbedaan hingga jenis skill dunia kerja tidaklah cukup. Calon pekerja harus berusaha meningkatkan kemampuan tersebut agar karirnya naik. Kamu terapkan cara-cara berikut demi mengembangkan soft maupun hard skill.

  1. Fokus terhadap bidang keahlian yang ingin kamu tingkatkan. Misalnya tentang leadership maka berlatihlah secara teamwork. Perhatikan juga bagaimana caramu berinteraksi dengan bawahan.
  2. Jika masih berstatus mahasiswa, cobalah mengasah berbagai bidang kemampuan di kampus. Manfaatkan organisasi dan ikutilah acara-acara bergengsi. Dengan begitu kualitas dirimu akan terasah secara bertahap.
  3. Sebelum masuk dunia kerja, ada baiknya kamu mencoba mengikuti pelatihan atau kursus. Tentukan bidang yang diinginkan sesuai kebutuhan seperti kelas menulis, pengolahan data SPSS, belajar perpajakan, desain grafis, dll.
  4. Aktualisasi diri di masyarakat juga mampu meningkatkan level soft skill. Kamu bisa mengikuti klub membaca buku atau olahraga. Boleh juga melakukan aktivitas sosial seperti bersedekah, menjadi relawan dan gerakan penghijauan.

Baca juga: Cara Melamar Kerja Lewat Email

Dunia bekerja seperti wadah untuk menerapkan ilmu dan kemampuan. Kompetensi seseorang terlihat sehingga kualitasnya akan dipertaruhkan. Supaya bisa mendapatkan jenjang karir mentereng, kamu harus menguasai dua macam skill dunia kerja.